PERPUSTAKAAN AL-FITYAN SCHOOL ACEH

KATALOG ONLINE

  • Beranda
  • Tentang Kami
    Visi dan Misi Tata Tertib Fasilitas Struktur Organisasi Profil Kepala Pustakawan
  • Koleksi
    Rumah Belajar Perpustakaan Digital Sumber Belajar Kemdikbud Ebook Buku Sekolah Digital Koleksi Agama Digital Koleksi Bahasa dan Sastra
  • Layanan
    Sirkulasi Keanggotaan Layanan Referensi Pinjam Koleksi Bebas Pustaka SOP Sirkulasi Usul Koleksi
  • Katalog Online
  • Galery
  • Buku Tamu
  • Cek Peminjaman
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mengenal bubur tradisional Nusantara

Text

Mengenal bubur tradisional Nusantara

Paskalina Oktavianawati - Nama Orang;

Bubur tinutuan adalah nama lain dari bubur Manado. Dari namanya kamu tentu tahu, bubur ini berasal dari Kota Manado, Sulawesi Utara.rnMenurut cerita, terdapat sejarah tentang terciptanya bubur tinutuan. Dulu keadaan ekonomi masyarakat di Kota Manado sangat susah sehingga mereka sulit untuk membeli makanan. Untuk mengurangi beban biaya hidup, masyarakat saat itu memasak sayur-sayuran yang ada di sekitar rumah dan mencampur dengan sedikit beras, lalu dimasak hingga beras menjadi bubur. Jadilah bubur tinutuan yang kita kenal saat ini.rnBubur tinutuan saat ini tidak hanya menjadi milik orang Manado. Hal ini dapat dibuktikan dengan keberadaan bubur tinutuan yang tersebar di seluruh Indonesia. Jadi untuk menikmati semangkuk bubur tinutuan, kamu tidak perlu pergi ke Manado. Bubur tinutuan terbuat dari campuran beras, ubi, labu kuning, dan jagung manis, serta sayuran berupa daun melinjo muda, bayam, daun kangkung, dan daun kemangi. Bumbu yang digunakan adalah garam, sereh, daun bawang, dan daun kunyit. Bubur tinutuan dapat diberi pelengkap ikan asin dan sambal dabu-dabu bagi yang menyukai pedas. Ikan asin yang digunakan adalah ikan asin jambal yang dipotong dadu kecil-kecil, dicuci, lalu digoreng hingga kering. Untuk sambal dabu-dabu bahannya adalah cabai rawit merah, cabai rawit kecil, bawang merah, dan tomat semuanya diiris kecil, lalu dicampur air jeruk nipis, dan garam.


Ketersediaan
#
Kesenian 641.595 PAS m
PAF-6990
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
641.595 PAS m
Penerbit
Jakarta : Badan Pengembangan dan pembinaan bahasa, kementrian pendidikan dan kebuadayaan., 2018
Deskripsi Fisik
viii + 66 hlm.; 21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-437-453-2
Klasifikasi
641.595 PAS m
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN AL-FITYAN SCHOOL ACEH
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan merupakan tempat untuk mengakses informasi baik dalam bentuk cetak maupun dalam bentuk digital. Perpustakaan Al-Fityan School Aceh merupakan perpustakaan yang berada di lingkungan sekolah dan memberikan pelayanan kepada siswa SMPIT, SMAIT serta seluruh civitas akademik. Perpustakaan Al-Fityan merupakan bagian integral dari kegiatan pembelajaran dan berfungsi sebagai pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang berkedudukan di sekolah.


Statistik Kunjungan Online

Web Analytics

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

LOGIN ADMIN LOGIN ANGGOTA

© 2026 — Perpustakaan Alfityan Aceh

Ditenagai oleh Aceh Library Consultant
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik